SUDUT KALTIM
Di Berau, Operasi Antik Ungkap 18 Kasus Peredaran Narkoba

Di Berau, Operasi Antik Ungkap 18 Kasus Peredaran Narkoba

BERAU, SudutKaltim.com – Dalam Operasi Antik 2022 yang dilakukan 17 Oktober hingga 6 November lalu, jajaran Polres berhasil mengungkap belasan kasus penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polres .

Dijelaskan Wakapolres Berau Kompol Rangga Abhiyasa, operasi yang digelar selama dua pekan, polisi berhasil mengungkap 18 kasus dengan tempat kejadian perkara yang berbeda.

“Dari 18 kasus, kami berhasil mengamankan 25 tersangka dengan berbagai perkara,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa jenis seberat 45,17 gram dan 318 butir obat double L.

“Pengungkapan dengan barang bukti terbanyak diungkap oleh Polsek Talisayan, yakni 22,58 gram. Sementara barang bukti double L, diungkap oleh Polsek , dengan total 251 butir,” imbuhnya.

Mantan kabag Ops Polresta itu juga menjelaskan saat melakukan berita acara pemeriksaan (BAP) yang dilakukan oleh anggota, menurut dia, hampir seluruh pelaku tersebut merupakan pengedar.   

“Disinyalir ada residivis. Namun hingga pemeriksaan sampai saat ini, tidak ada (residivis yang ditangkap, red). Para tersangka mengaku sebagai pemain baru,” jelasnya.


Kasus-kasus tersebut, kata Rangga, masih diproses untuk ditindak lebih lanjut dan masih mencari tahu dari mana para pelaku tersebut mendapatkan barang haram tersebut. 

“Masih diproses untuk ditindak lebih lanjut, dan kita masih mencari tahu dari mana asalnya barang haram yang beredar di Bumi Batiwakkal ini” ujarnya.

Sehingga dengan adanya hal ini, para pelaku dijerat dengan hukum yang berbeda dan rata-rata para pelaku dikenai Pasal 114 Ayat (1) atau Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (1) atau (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang .

“Diancam pidana penjara paling lama 20 tahun atau seumur hidup. Serta pidana denda paling banyak Rp 10 miliar,” tegasnya.

Baca Juga  Kawal Proses Dugaan Ujaran Kebencian Terhadap Suku Karo, Ketua LKE Pertanyakan Netralitas Penyidik

Akibat perbuatan ini, ia tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bisa menjauhi semua jenis barang terlarang seperti narkoba. Bagi masyarakat yang melihat atau mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba tersebut, ia meminta agar bisa melaporkannya kepada pihak kepolisian, baik polsek terdekat ataupun langsung ke Mapolres Berau.

“Jauhi narkoba untuk masa depan lebih baik” pungkasnya.(*/aky)

Related posts

Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Ajak Semua Pihak Turut Berkontribusi

Admin

Kurang Dari 48 Jam, Komplotan Perampok Lintas Provinsi Dibekuk Jajaran Polres Kutai Timur

Redaktur Meiry

Kawal Proses Dugaan Ujaran Kebencian Terhadap Suku Karo, Ketua LKE Pertanyakan Netralitas Penyidik

Admin

You cannot copy content of this page