20.7 C
Kalimantan Timur
6 Desember 2022
Sudut Kaltim

Bejat, Ayah di Kukar Gagahi Putri Kandung Hingga Hamil

, SudutKaltim.com – Bejat, ayah di () gagahi putri kandung hingga hamil. Malang sungguh nasib Bulan (bukan nama sebenarnya [red]). Di usianya yang belia, yakni 12 tahun, Bulan harus menanggung beban yang begitu berat. Kehamilannya, tentu bukanlah hal baik untuk anak seusianya yang masih menginjak bangku kelas 4 Sekolah Dasar (SD).

Bulan yang kini tengah hamil 8 bulan, adalah korban rudapaksa dari pemuja hawa nafsu. Demikian lebih memilukan, pelaku yang kerap menggagahinya dengan paksa, tak lain adalah ayah kandungnya sendiri, SK (39). Siapa yang menduga, sosok ayah yang seharusnya menjadi pelindung dan pengayomnya, malahan dengan keji menghancurkan masa depannya.

Baca juga :  Petugas Lapas Samarinda Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas
Bejat, Ayah di Kukar Gagahi Putri Kandung Hingga Hamil
(photo: Ilustrasi)

Perilaku bejat SK yang baru terungkap Jum’at kemarin (01/04/2022), bermula dari desas-desus dari warga yang menaruh curiga terhadap perubahan fisik Bulan. Warga saat itu menduga, Bulan tengah hamil. Tentu saja desas-desus tersebut kian menyebar, mengingat usia Bulan yang masih 12 tahun.

“Kita mengetahui informasi dari warga ada anak (di bawah umur [red]) hamil. Kemudian kita kroscek ke lapangan, Jumat (1/4/2022). Setelah itu langsung kita lakukan pemeriksaan di Puskesmas Muara Kaman,” terang Kapolsek Muara Kaman, Iptu Hari Supranoto.

“Kita koordinasi dengan bidan di Puskesmas dan didapatkan keterangan, bahwa memang hamil sekitar 8 bulan,” imbuh Kapolsek.

Kendati demikian, Hari mengungkapkan, kecurigaan pihak keluarga, dalam hal ini adalah ibu korban, sudah sejat bulan Maret lalu. Namun Bunga, tak mengakui jika tengah berbadaan dua kala sang ibu mempertanyakan perihal perubahan tubuhnya.

Baca juga :  Dihempas Badai, Kapal Klotok Bermuatan 30 Ton Batubara Karam, Tiga ABK Dikabarkan Hilang

Awalnya Bulan Tidak Mengakui Perbuatan Bejat Ayahnya

Melanjutkan, setelah mendapatkan keterangan resmi perihal kehamilan Bulan, pihak kepolisian pun kemudian berusaha menggali informasi terkait pelaku perbuatan tersebut. Meski awalnya Bulan enggan mengungkap siapa pelaku saat keluarga yang menanyakan, namun kepada pihak kepolisian, Bulan pun menceritakan semuanya.

Dari pengakuan gadis yang masih duduk di kelas 4 SD tersebut, terungkap bahwa pelaku asusila ialah ayah kandungnya sendiri. Bulang mengaku, ayahnya telah beberapa kali menggaulinya.

“Setelah mengetahui hasil pemeriksaan, barulah ibunya ini bersama keluarganya melapor ke . Dalam hal ini yang melaporkan ibu kandungnya,” kata Hari.

Baca juga :  Dua Minggu Digantung Pemkab, 1000 Masyarakat Adat Akan Cat Ulang Jembatan Kartanegara

Setelah adanya laporan tersbut, petugas kepolisian pun langsung menuju ke rumah korban. Petugas kemudian meringkus pelaku tanpa mendapati perlawanan. Pelaku pun tak bisa lagi mengelak dan mengakui segala perbuatan bejatnya.

“Dia (pelaku) ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Kemudian kita bawa ke Polsek, kita interogasi dan dia mengakui perbuatannya” papar Hari.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 76B UURI Nomor 1 tahun 2016, tentang penetapan perubahan atas UURI Nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak. Adapun acnaman hukumannya adalah 15 tahun kurungan dan denda maksimal 300juta rupiah. (*/Dev)

 

Artikel Terkait

Peras Lansia Hingga Jutaan, Oknum Wartawan Diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang

Redaksi

Dihempas Badai, Kapal Klotok Bermuatan 30 Ton Batubara Karam, Tiga ABK Dikabarkan Hilang

Redaksi

Dua Minggu Digantung Pemkab, 1000 Masyarakat Adat Akan Cat Ulang Jembatan Kartanegara

Redaksi

Petugas Lapas Samarinda Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas

Redaksi

Lantaran Nasi Kuning, Tiga Orang Sopir Travel di Samarinda Terancam Bui

Redaksi

Tak Puas Hasil Mediasi, Suami Tikam Selingkuhan Istri

Redaksi