20.7 C
Kalimantan Timur
6 Desember 2022
Sudut Kaltim

Petugas Lapas Samarinda Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas

, SudutKaltim.com – Petugas berhasil gagalkan penyelundupan ke Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Kelas II A Samarinda, . Warga Binaan Permasyakaratan (WBP) berinisial BM, kepada petugasĀ  lapas, mengakui telah memesan barang haram tersebut.

Lantaran tak lagi bisa mengelak, BM pun mengakui sabu tersebut pesananannya. Sebab, petugas lapas telah berhasil menggagalkan aksi tiga pria yang berusaha memasukkan sabu pesanan BM ke dalam lapas. Adapun modus para pelaku adalah, dengan memasukkan barang haram tersebut ke dalam bungkus nasi kuning.

Petugas Lapas Samarinda Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas
Petugas Lapas menyerahkan ketiga tersangka pembawa nasi kuning berisi sabu kepada Polresta Samarinda. (foto: Istimewa)

Kepala Lapas, Moh Ilham Agung Setyawan, menjelaskan ketiganya berpura-pura menjadi pengunjung, dengan tujuan membawakan nasi kuning untuk WBP. “Sekira pukul 07.70 Wita (13/12/2021), salah seorang pelaku datang sendirian. Membawa tiga bungkus nasi kuning untuk diserahkan ke salah satu WBP melalui Petugas Pintu Utama (P2U),” ungkap Ilham.

Baca juga :  Tak Puas Hasil Mediasi, Suami Tikam Selingkuhan Istri

“Namun oleh petugas sempat ditolak, lantaran masih di luar waktu pengantaran yang telah ditentukan,” imbuhnya.

Tak selang waktu lama, melanjutkan, pria tersebut datang kembali. Kali ini dengan kedua rekannya. Mereka bertiga terpantau CCTV (Closed Circuit Television) tengah mondar-mandir di sekitar pintu masuk lapas. P2U yang curiga dengan gerak-gerik mereka pun, akhirnya memanggil mereka untuk kemudian mempersilahkan masuk.

P2U Mendapati Sabu Dalam Salah Satu Bungkus Nasi Kuning

“Dipanggil oleh P2U, ditanya mau apa. Mereka bilang mau nitip nasi,” jelas Ilham. Karena terkesan mencurigakan dan memaksa, P2U pun mengabulkan permintaan ketiga pria tersebut. P2U pun langsung memeriksa ketiga bungkusan nasi kuning tersebut di hadapan mereka. Benar saja, di dalam salah satu bungkus nasi kuning, P2U mendapati barang haram jenis sabu yang terbungkus plastik klip.

“Saat melakukan pemeriksaan, barulah terungkap, kenapa ketiganya memaksakan diri untuk menyerahkan nasi kuning tersebut. Ternyata di salah satu bungkus nasi, tedapat sabu,” papar Dolly.

Baca juga :  Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Teras Rumah Warga
Petugas Lapas Samarinda Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Dalam Lapas
Petugas lapas berhasil menggagalkan penyelundupan Nasi kuning ‘topping’ sabu ke dalam lapas. (foto: Istimewa)

“Sabu yang ditemukan sebanyak satu poket, dengan berat 3.00gram bruto (berat kotor[red]). Karena tertangkap tangan, ketiganya tidak bisa mengelak dan akan diproses, begitu juga BM,” imbuhnya.

Setelah mendapati bukti tersebut, petugas langsung mengamankan ketiganya. Pun dengan BM, sang penerima nasi kuning dengan ‘topping’ sabu tersebut.

Petugas lapas pun telah menyerahkan ketiga tersangka ke Satreskoba Polresta Samarinda guna proses lebih lanjut. Petugas juga memindahkan BM ke dalam sel khusus, untuk memudahkan proses pemeriksaan.

BM, Tengah Jalani Vonis 11 Tahun Atas Kasus Narkotika

Di tempat terpisah, Kasat Reskoba Polresta Samarinda, AKP Ridho Dolly Kristian mengatakan pihaknya tengah mendalami kasus ini. Dolly menyebut, saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap ketiga pengunjung lapas pembawa nasi kuning tersebut.

Baca juga :  Peras Lansia Hingga Jutaan, Oknum Wartawan Diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang

“Ketiganya ini merupakan sopir travel. Dalam pemeriksaan awal, ketiganya mengaku tidak mengetahui adanya sabu di dalam makanan pesanan BM,” Dolly memaparkan.

Kasat Reskoba menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap BM, WBP pemesan sabu. “Segera akan kami jemput untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

Sekedar untuk informasi, ketiga pria pengunjung lapas tersebut adalah (AF) warga Samarinda, serta FR (29) dan AN (28) yang merupakan warga , Kabupaten (). Sedangkan BM, merupakan narapidana asal pindahan dari Lapas .

BM tengah menjalani vonis 11 tahun hukuman penjara untuk kasus narkotika. BM baru sekira tiga bulan mendekam di Lapas Kelas II A Samarinda. Masa hukuman BM akan berakhir 28 Agustus 2028 nanti.(*/Null)

Artikel Terkait

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Teras Rumah Warga

Redaksi

Dihempas Badai, Kapal Klotok Bermuatan 30 Ton Batubara Karam, Tiga ABK Dikabarkan Hilang

Redaksi

Lantaran Nasi Kuning, Tiga Orang Sopir Travel di Samarinda Terancam Bui

Redaksi

Tak Puas Hasil Mediasi, Suami Tikam Selingkuhan Istri

Redaksi

Bejat, Ayah di Kukar Gagahi Putri Kandung Hingga Hamil

Redaksi

Peras Lansia Hingga Jutaan, Oknum Wartawan Diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang

Redaksi